Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Pengikut

Pengikut

Rabu, 15 Juni 2016

MENEPIS SETITIK LUKA

Heningnya malam menginspirasikan jemari menari di atas kertas. Mewakilkan lidah yang Kelu , dan bibir terbisu Kuraih pena kecilku tuk bariskan huruf. Ku rangkai kata mengikuti alur hati. Kutumpahkan kesedihan, kebencian, kekecewaan , kerinduan , dan sepenggal kebahagiaan . Lewat sebuah cerita Perjalanan kisah warna kehidupan tertulis sudah dalam selembar kertas . Hingga tak terasa mata menitikan air . Tangis ku bukan karena menyesali kehendak TUHAN Namun... Tangis ku hanyalah ungkapan gejolak rasa yang karam didalam lautan hati. Entah kata apalagi yang dapat kugoreskan tuk mengakhiri kisah. Mungkin hanya berakhir dengan kata "SEANDAINYA"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar