Terserah mau
menilai aku seperti apa
Aku dihormati maka
aku bisa lebih hormat
Aku di baiki ,aku jg akan bisa lebih baik
Aku dijahatin akan bisa
lebih jahat apa yg kamu kira
Aku disakiti aku bisa
lebih parah menyakiti
Karena hidup tak harus
mengalah terus menerus.
Hidup harus ada pembelaan
untuk sebuah harga diri.
Setiap manusia punya porsi batas kesabaran.
Omong kosong jika ada manusia
yang menggemborkan dirinya penyabar
Hanya Nabi yg pya kesabaran kuat 100%
Hidup jangan berkedok keAliman
Jika di dalam hati masih bercokol Kemunafikan .
Janganlah harta , tahta, jabatan dan
gila pujian mengikat kesombongan
Lebih baik berkepribadian liar
tapi punya sisi hati kelembutan dan segala rasa.
Simpanlah kibar kesempurnaan.
Karena Kesempurnaan hanyalah miliki TUHAN
Formulir Kontak
Pengikut
Pengikut
Sabtu, 16 Juli 2016
Kamis, 14 Juli 2016
KEKAYAAN PEMBUTA HATI
Tak mungkin ada asap,
jika tak ada api .
Slogan itu lekat erat dalam kehidupan .
INTROSPEKSI diri dari suatu kejadian , Janganlah mengkambing hitamkan orang lain.
Setiap manusia punya kesalahan dan keburukan,
Jangan merasa diri paling benar.
Roda kehidupan tak memilih tahta dan harta,
seketika dapat berpaling.
Cara kerja TUHAN slalu tersembunyi,
namun pasti tak satupun manusia
dapat mengelak dari ketentuanNYA .
Jika kita dapat mengendalikan hati
maka hidup terasa indah,
dan kemudahan melalui cobaan dari NYA .
Kadang kala manusia banyak tak menerima
kenyataan hidup yang telah diberikan,
tepatnya kurang mensyukuri nikmat .
Maka TUHAN mendera cobaan yang begitu berat bertubi-tubi yang dapat menggoyahkan benteng keimanan,
Disitulah kita diuji kesabaran dan keikhlasan penuh.
TUHAN sangat membenci manusia
yang bersifat bermanis mulut untuk menutupi kebusukan.
Kita manusia harus belajar menghargai
dan berusaha bercermin dari diri kita sendiri,
Jangan pernah melimpahkan kesalahan pada orang lain , bertanyalah pada hati kita.
Jauhi sifat PEMBOHONG
jika tak ingin kehancuran,
dan jangan pula mengambil HAK ORANG,
serta MENUTUP REJEKI ORANG,
jika tak ingin sengsara dunia akhirat
karena merasa tak ridho.
Dan
Jangan pula MENYINGKIRKAN
ataupun MEMUTUSKAN
ikatan bathin karena hawa kebencian,
jika tak ingin mendapat KEMURKAAN TUHAN kemelutkisahku.blogspot.com
jika tak ada api .
Slogan itu lekat erat dalam kehidupan .
INTROSPEKSI diri dari suatu kejadian , Janganlah mengkambing hitamkan orang lain.
Setiap manusia punya kesalahan dan keburukan,
Jangan merasa diri paling benar.
Roda kehidupan tak memilih tahta dan harta,
seketika dapat berpaling.
Cara kerja TUHAN slalu tersembunyi,
namun pasti tak satupun manusia
dapat mengelak dari ketentuanNYA .
Jika kita dapat mengendalikan hati
maka hidup terasa indah,
dan kemudahan melalui cobaan dari NYA .
Kadang kala manusia banyak tak menerima
kenyataan hidup yang telah diberikan,
tepatnya kurang mensyukuri nikmat .
Maka TUHAN mendera cobaan yang begitu berat bertubi-tubi yang dapat menggoyahkan benteng keimanan,
Disitulah kita diuji kesabaran dan keikhlasan penuh.
TUHAN sangat membenci manusia
yang bersifat bermanis mulut untuk menutupi kebusukan.
Kita manusia harus belajar menghargai
dan berusaha bercermin dari diri kita sendiri,
Jangan pernah melimpahkan kesalahan pada orang lain , bertanyalah pada hati kita.
Jauhi sifat PEMBOHONG
jika tak ingin kehancuran,
dan jangan pula mengambil HAK ORANG,
serta MENUTUP REJEKI ORANG,
jika tak ingin sengsara dunia akhirat
karena merasa tak ridho.
Dan
Jangan pula MENYINGKIRKAN
ataupun MEMUTUSKAN
ikatan bathin karena hawa kebencian,
jika tak ingin mendapat KEMURKAAN TUHAN kemelutkisahku.blogspot.com
BERPIKIR SEBELUM MELANGKAH
Meniti tangga kehidupan tuh,
Tidak segampang membalikkan telapak tangan.
Membutuhkan kematangan,
Dalam pola pemikiran dan kedewasaan.
Semakin tinggi kita meniti semakin diuji
Jika amarah tlah mengatur langkah.
Terkadang lepas kendali,
Ego pun melambung tanpa batas,
Membutakan mata dan hati .
Menenggelamkan akal sehat .
Seribu langkah tergenggam,
Dengan amarah mencapai titian puncak.
Hasil belum teraih,
Jurang menanti dipelupuk mata .
Tiada daya dan upaya,
Barulah terbangun dari mimpi terpanjang.
Hanya tertinggal penyesalan dikandung badan
Tidak segampang membalikkan telapak tangan.
Membutuhkan kematangan,
Dalam pola pemikiran dan kedewasaan.
Semakin tinggi kita meniti semakin diuji
Jika amarah tlah mengatur langkah.
Terkadang lepas kendali,
Ego pun melambung tanpa batas,
Membutakan mata dan hati .
Menenggelamkan akal sehat .
Seribu langkah tergenggam,
Dengan amarah mencapai titian puncak.
Hasil belum teraih,
Jurang menanti dipelupuk mata .
Tiada daya dan upaya,
Barulah terbangun dari mimpi terpanjang.
Hanya tertinggal penyesalan dikandung badan
Sabtu, 09 Juli 2016
PERIHNYA HATI YANG TERSEMBUNYI
Disaat sayap sayapku patah
TUHAN pertemukan aku
dalam sekeping cinta yang tak utuh
Berharap keajaiban terindah menghampiriku.
TUHAN tlah satukan cinta kita
dengan separuh kasih.
Ketulusan cinta tlah menyatu
dalam darah dinadi ku
Kebersamaan pun dilalui penuh keindahan
senyum dan tawa canda.
Walaupun kebahagiaaan itu tak seutuhnya ku miliki.
Hari hari berlalu kulewati
dengan segala ketentuan dan keterbatasan.
Tetap kujalanin dengan ikhlas, sabar dan sadar
Seakan kita enggan tuk berpisah.
Namun....
Entah kenapa
Disaat cinta meraih kebahagiaan.
Impian terwujud menjadi kenyataan
Disitu tangis perlahan membalut .
Ternyata kebenaran slalu terbalik
Hari ini sepertinya aku kehilangan kata kata.
Rasa hampa tlah berpeluk dalam sukmaku.
Rasanya aku sudah mencapai ambang batas
Ingin Kuhapus perasaan walau tak mampu.
TUHAN,,,,,
ajarkan hamba tuk lebih bersabar
agar dapat meraih ridho MU
TUHAN,,,,,
janganlah KAU rubah cinta
dengan kebahagiaan jika harus menjadi tangis.
Tetapi ...
Jika airmata ku ini adalah kunci tuk membuka pintu surga,
Biarkan ku menangis.
Jumat, 08 Juli 2016
Tangis disepanjang waktu
Sejumput kasih tumbuh dipadang tandusDiterpa badai terseret lepas
Terbang tinggi menjulang terhempas.
Hanya tertinggal segurat catatan membekas
Seakan raga pun tak bernyawa
Rebah diri dlm luka ,
hingga tak mampu menapak
Disini aku terpaku menghitung waktu
Sejenak kutatap hembusan angin yang berlalu
Seolah lambaian gemulai menundukan ku
Ku tak mampu lagi dalam kebisuan hati
Haruskah ku buka lembaran baru
Langganan:
Postingan (Atom)
